Hasil Musyawarah BEM Teknik Se-Indonesia

Pada tanggal 13-15 April 2018 telah diadakan Musyawarah BEM Teknik Se-Indonesia yang merupakan rangkaian acara dari Engineering Expo yang dilaksanakan oleh BEM Teknik Universitas Jambi. Acara ini merupakan kelanjutan dari wacana pembentukan kembali wadah persatuan untuk mahasiswa teknik yang beberapa tahun terakhir telah vakum yang pernah diadakan di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Musyawarah BEM Teknik Se-Indonesia yang diadakan di Universitas Jambi kemarin, diikuti oleh 15 Universitas yang terdapat BEM Teknik di tingkat Fakultas. Adapun BEM Teknik yang turut andil dalam acara ini adalah sebagai berikut:
1. BEM FT Universitas Riau
2. BEM FT Universitas Lancang Kuning
3. BEM FT Universitas Batanghari
4. BEM FT Universitas Jambi
5. BEM FT Universitas Islam Sultan Agung Semarang
6. BEM FTI Universitas PGRI Semarang
7. BEM FT Universitas Muhammadiyah Semarang
8. BEM FTI Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
9. BEM FT Universitas Brawijaya
10. BEM FT Universitas Islam Malang
11. BEM FT Universitas Muhammadiyah Malang
12. BEM FT Universitas Jember
13. BEM FT Universitas Lambung Mangkurat
14. BEM FT Universitas Mataram
15. BEM FT Universitas Musamus Merauke
Pada musyawarah ini dihasilkan beberapa kesepakatan yang ditandatangani oleh Ketua BEM Teknik masing-masing Universitas yang hadir. Berikut merupakan hasil konsideran dari kesepakatan:

ketetapan1Untitled-1Sebelumnya, harapan dari Musyawarah ini dapat menghasilkan output berupa terbentuknya organisasi sebagai wadah dari mahasiswa teknik se-Indonesia itu sendiri. Namun, hal tersebut belum dapat terwujud dikarenakan belum memenuhi persyaratan administrasi serta belum adanya dukungan keikutsertaan dari BEM Teknik lain yang telah diundang oleh tuan rumah. Akan tetapi, hal ini masih dapat diapresiasi karena setidaknya terdapat peningkatan dari hasil pertemuan sebelumnya yang pernah dilaksanakan di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Yogyakarta serta menghasilkan kesepakatan yang bersifat mengikat.
Salah satu poin dari hasil kesepakatan tersebut adalah mengenai tuan rumah Musyawarah Besar selanjutnya yaitu Universitas Mataram yang diadakan pada periode Maret 2019. Besar harapan kepada seluruh BEM Teknik Se-Indonesia untuk ikut andil berpartisipasi dalam acara tersebut.
Mari bersama-sama merapatkan barisan dan mewujudkan wadah persatuan mahasiswa teknik se-Indonesia. Janganlah kita hanya berpuas diri dengan wadah internal organisasi kita masing-masing. Indonesia butuh creator, Indonesia butuh problem solver, dan Indonesia butuh Engineer. HIDUP TEKNIK!!! HIDUP INDONESIA!!!

Leave a Reply